Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Februari 2013

Berguru pada mu Gadis Kecil


B i s m i l l a h...

Diantara kebekuan jemari akibat dinginnya ruang,
Diantara hiruk pikuknya para penuntut ilmu,
Bergumul mata dan hati dari kata dengan sumpah serapah..

Luka hati, kecewa, ungkapan yang dianggap merendahkan,
Tampaknya telah merobek sebuah luka yang nyaris sembuh..
Menjadi kembali berdarah bahkan menerbitkan nanah,
Berbau dan menyebar ke seluruh penjuru kalbu..

Sekarang, bukan hanya jemari,
Bahkan hati menjadi gunung es yang keras..

Ah....mengapa ucap tak mampu menjadi hangat
bagai matahari ????
Mengapa ucap selalu harus menggores luka dan perih?

Aku tak mau menjadi gunung es berikutnya....
Ku coba palingkan wajah, dari benda segiempat di hadapanku,
Mata ku mencari kehangatan mentari...
www.google.co.id
Kutemukan pada catatan kecil seorang Gadis Kecil,
Tentang ALLAH SWT, BUNDA, AYAH, ADIK nya dan Seluruh UMMAT,

Selautan DO'A selalu terburai dari bibir mungilnya,
Kubertanya dalam bisu,
Mengapa kita tak kecil saja,
Agar UCAP akan selalu BERSIH dan TULUS
Agar KATA adalah selalu UNTAIAN DO'A
Bukan Cacian dan Makian....???

Karena ALLAH SWT

Bismillahirrahmanirrahim..

Kita BERKENALAN secara tak sengaja, adalah PERANCANGAN ALLAH..
Kita BERKAWAN begitu lama bertahan pun ALLAH yang RANCANG..

Kita dikurniakan RASA SUKA antara satu sama lain juga, ALLAH yang BERIKAN..
Kita masih BERSAMA walau banyak dugaan menimpa, ALLAH yang ATURKAN..

Kita dikurniakan KESADARAN dan KEINSYAFAN juga kerana ALLAH SAYANG Pada Kita..
Kita BERJAUHAN untuk mencapai RIDHA-NYA juga, DIA yang RANCANG...

Kita BERDOA untuk KEBAHAGIAAN masing-masing juga, ALLAH yang DETIKKAN dalam hati kita..

dan ketahuilah, jika hubungan kita akan BERKEKALAN sehingga ke SYURGA atau TERPUTUS di TENGAH JALAN juga ALLAH yang akan tentukan...

jadi, tak usah RISAU..
Andai kamulah Jodoh yang ditetapkan ALLAH SWT di Lauhul Mahfuz untukku...

InsyaAllah kita akan BERSATU juga walau dipisahkan dengan jarak dan masa..

Amin Ya Rabbal'alamin...
Semoga Bermanfaat :)

Selasa, 22 Januari 2013

♥ Dakwah adalah Cinta ♥


www.google.co.id

Pendapat Aktivis Dakwah, 
Menjadi aktivis Dakwah itu enak. Bisa selalu sibuk, semua kegiatannya merupakan hal-hal yang diridhai ALLAH SWT, banyak teman bahkan banyak saudara yang siap saling membantu dalam Kebaikan dan Taqwa.
Menurut Pandangan Si A, menjadi aktivis itu Melelahkan. Mengurus kuliah saja sudah menguras waktu dan tenaga, bagaimana pula jika ditambah mengurusi dakwah yang kegiatannya 24 jam sehari, tujuh hari sepekan?

Aktivis Dakwah menjawab:
Cinta membuat semua kesibukan itu terasa mengasyikkan. Tanpa cinta, upaya yang menghabiskan waktu dan tenaga memang terasa melelahkan. Dengan cinta, segala keletihan berubah menjadi keasyikan. Semakin keras berupaya, semakin asyik rasanya. Seperti naik roller coaster atau arung jeram, semakin menantang semakin diminati.

Menurut Pandangan Si B juga, tidak setuju dengan pendapat Aktivis Dakwah. Menurutnya, cinta itu mudah datang dan pergi. Kadang kita aktif dengan penuh semangat dan cinta, kemudian esoknya menjadi sangat malas dan bosan.

Aktivis Dakwah menjawab lagi:
Itu namanya bukan cinta tetapi Mood. Orang yang mud-mudan (moody) memang cepat berubah-ubah. Seperti bandul pendulum. Kadang mengayun ke kanan menjadi sangat rajin berdakwah. Sebentar kemudian minatnya menurun, sampai ke sudut kiri, terjerumus dalam dosa-dosa. Kemudian menyesal, kembali aktif, kemudian bosan, kembali malas dan seterusnya. 
Obat bagi orang yang moody adalah disiplin dalam arti ‘Memaksakan Diri’. Jangan ikuti kemalasan. Lawan kemalasan itu, kalau perlu bunuh dan gali kuburan buatnya dalam-dalam. Lalu paksakan diri untuk kembali aktif.
Kata Si C, tidak bisa menikmati dakwah kalau caranya harus dengan memaksa diri begitu.

Aktivis Dakwah jawab,
Orang-orang yang sedang ber-mood negatif memang harus mengabaikan aspek kenikmatan atau keasyikan pada awal aktifitasnya. Cukup menyadari bahwa dakwah ini adalah wajib, lalu paksakan diri. Sebentar kemudian, insya Allah, rasa malas itu akan hilang; bisa jadi karena menyaksikan sahabat yang berjuang keras, atau memandang wajah ceria anak-anak yatim yang menerima santunan, atau ketika pengurus masjid mengucapkan terima kasih sambil mendoakan kebaikan dengan tulus. Paksakan diri untuk langkah pertama, insya Allah langkah-langkah berikutnya menjadi nikmat dengan ridhaNya. Percaya dan coba sajalah.
In ahsantum, ahsantum lianfusikum, jika kamu berbuat baik, maka sebenarnya kamu sedang berbuat baik untuk dirimu sendiri… (QS Al Isra’: 7)

Minggu, 20 Januari 2013

♒ JODOH ku.....♒

B i s m i l l a h...

Apa kabar Jodohku?
Apakah kau juga sedang terjaga malam ini?
Apakah kau juga sedang memanjatkan Do'a kepada Ilahi di sepertiga malam ini?
Dan apakah mulut dan hatimu terus menerus berzikir disaat ini?
Begitu sangat aku merindukanmu, wahai Jodohku….
Berharap kau segera datang menjemputku.
Tapi mungkin saat ini belum saatnya yang tepat untuk kita bertemu.
Walau aku sungguh mau, Walau aku sungguh ingin,
Namun takdir kehidupan mengharuskan kita untuk berjalan lebih lama dan masih banyak kewajiban yang harus kita emban dan kita lakukan.

Apa kabar Jodohku?
Apakah kebaikan sedang melingkupi hatimu saat ini?
Apakah kedamaian bersama ALLAH Sang Maha Pengasih telah mengisi hari- harimu hingga kini?
Bagaimana dengan Qur'anmu?.
Sudahkah kau berakrab dengannya hari ini?
Ceritakanlah kepadaku..
Aku berharap bisa mendengarnya...

Apa kabar Jodohku?
Sehatkah kau saat ini?
Lalu episode apa yang sedang kau jalani sekarang?
Jujur, rasanya lelah aku menunggumu.
Sampai- sampai aku berharap,
Ketika mata ini terbuka, kau telah berada duduk disebelahku,
Kau tersenyum dan membangunkan aku.
Bersama kita bertafakur serta bersujud kepadanya.

Apa kabar Jodohku?
Berat hati ini menantikanmu, gelisah pula hati ini memikirkanmu.
Jika saja sekarang kita telah Halal dalam ikatan suci,
Aku akan merawatmu dengan penuh kasih sayang.
Maka do'akanlah…
Agar aku sabar menunggu, agar kau pun juga bersabar menunggu.

Tenanglah….!!
Insya Allah, Aku disini masih bersabar menanti mu, maka kaupun seharusnya begitu.